Tumblelog by Soup.io
Newer posts are loading.
You are at the newest post.
Click here to check if anything new just came in.

August 13 2014

jurnalku

Model Rumah Sederhana Bertingkat

Merencanakan model rumah sederhana bertingkat merupakan solusi yang cukup jitu menyiasati mahal dan terbatasnya mencari lahan yang sesuai keinginan. 

Namanya juga rumah sederhana, umumnya bentuk rumah semacam ini cukup simpel dan tidak terlalu mementingkan penampilan. Kenyataan ini juga banyak terjadi dan dialami terutama masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan.

Dari segi desain rumah sederhana 2 lantai misalnya, umumnya lebih mengoptimalkan lusan yang ada utnuk dibangun atau dibuat ruangan yang lebih fungsional. Dengan tingginya harga tanah di perkotaan, rasanya terlalu berharga jika lahan yang ada untuk memanjakan hobi berkebun atau suasana ketimbang mengorbankan kebutuhan kamar yang lebih penting.

Meskipun sederhana, bentuk rumah bertingkat juga perlu memperhatikan faktor kenyamanan. Untuk mendukung hal itu, maka perencanaan menyangkut pembagian fungsi lantai, ataupun denah ruang sudah semestinya lebih diperhatikan. 

Apalagi jika kita memiliki jumlah anak yang cukup banyak, maka pembagian ruang atau kamar anak juga bisa dilakukan dengan memperhatikan usia atau kebutuhan anak.

Dibandingkan dengan model rumah minimalis yang mengutamakan aspek fungsi, maka model desain rumah sederhana juga bisa memanfaatkan pendekatan yang sama meskipun tidak mesti berubah menjadi minimalis. 

Melakukan modifikasi atau pun mengambil yang baik dan buang yang tidak sesuai merupakan salah satu bentuk kreasi untuk menghasilkan rumah idaman seperti yang diharapkan.

Begitu juga menyangkut penataan interiornya, bisa kita lakukan menurut kebutuhan kita. Namun perlu diperhatikan bahwa untuk desain interior kita tidak mesti memaksanakan diri dengan memasukkan semua perabot yang kita inginkan mengingat keterbatasan ruangan yang ada. 

Yang lebih utama, model rumah sederhana bertingkat dirancang agar sesuai kebutuhan dan nyaman saat ditinggali tanpa meninggalkan aspek fungsi seperti pada rumah minimalis.

Don't be the product, buy the product!

Schweinderl